Bhujangasana,
juga dikenal sebagai Cobra Pose, adalah salah satu asana dalam yoga yang
berfokus pada peregangan dan penguatan otot-otot punggung dan perut. Berikut
adalah penjelasan lengkap tentang anatomi, biomekanik, dan fisiologi dari
Bhujangasana:
ANATOMI BHUJANGASANA
Otot yang Terlibat:
1.
Erector Spinae: Ini adalah
kelompok otot yang memanjang di sepanjang tulang belakang dan membantu dalam
ekstensi tulang belakang.
2.
Latissimus
Dorsi:
Otot ini terletak di punggung bagian atas dan bawah dan membantu dalam ekstensi
dan adduksi lengan.
3.
Trapezius: Otot ini
membantu dalam elevasi dan depresiasi scapula.
4.
Gluteus Maximus: Otot ini
membantu dalam ekstensi pinggul.
5.
Rectus
Abdominis:
Otot ini terletak di perut dan membantu dalam fleksibilitas tulang belakang.
6.
Obliques: Otot ini
membantu dalam rotasi dan lateral fleksi batang tubuh.
7. Pelvic Floor Muscles: Otot ini mendukung organ-organ panggul dan membantu dalam stabilitas tubuh bagian bawah.
Tulang yang Terlibat:
1.
Tulang Belakang
(Vertebrae):
Terdiri dari tulang belakang torakal dan lumbar yang berperan dalam ekstensi
dan fleksi tulang belakang.
2.
Tulang Pinggul
(Pelvis):
Berperan dalam stabilitas dan dukungan tubuh bagian bawah.
3.
Tulang Lengan
(Humerus):
Terlibat dalam ekstensi dan adduksi lengan.
BIOMEKANIK BHUJANGASANA
Perekrutan Otot:
·
Erector
Spinae dan Latissimus Dorsi bekerja sama untuk melengkungkan tulang belakang.
·
Trapezius
dan Rhomboids membantu dalam retraksi scapula.
·
Gluteus
Maximus dan Hamstrings membantu dalam ekstensi pinggul.
· Rectus Abdominis dan Obliques berfungsi sebagai stabilisator.
Stabilitas dan Kontrol:
o Otot Pelvic
Floor dan Core Muscles berfungsi untuk menjaga stabilitas panggul dan tulang
belakang bawah.
o Otot Lengan dan
Bahu berfungsi untuk menahan berat badan bagian atas.
FISIOLOGI BHUJANGASANA
Peningkatan Fleksibilitas:
o Bhujangasana
meningkatkan fleksibilitas tulang belakang dan otot-otot punggung.
o Membantu dalam meningkatkan rentang gerak tulang belakang dan bahu.
Penguatan Otot:
o Menguatkan
otot-otot punggung, bahu, lengan, dan core.
o Membantu dalam memperbaiki postur dan mengurangi nyeri punggung.
Sirkulasi Darah:
·
Membantu
meningkatkan sirkulasi darah ke organ-organ perut dan punggung bagian bawah.
· Membantu dalam detoksifikasi tubuh dengan meningkatkan aliran darah.
Stimulasi Sistem Saraf:
o Membantu dalam
merangsang sistem saraf simpatis dan parasimpatis.
o Dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan mental.
Peningkatan Pernapasan:
·
Membantu
dalam membuka dada dan meningkatkan kapasitas paru-paru.
·
Meningkatkan
efisiensi pernapasan dan suplai oksigen ke tubuh.
Dengan demikian maka Bhujangasana adalah pose yoga yang kompleks yang melibatkan banyak otot dan sendi dalam tubuh. Memahami anatomi, biomekanik, dan fisiologi dari pose ini dapat membantu praktisi yoga dalam melakukannya dengan benar dan aman, serta memaksimalkan manfaatnya untuk kesehatan fisik dan mental.
1. Cedera Punggung: Orang dengan cedera punggung bawah atau tengah harus berhati-hati atau menghindari pose ini, karena dapat memperburuk kondisi.
2.
Hernia
Diskus: Individu dengan hernia diskus
mungkin mengalami peningkatan tekanan pada diskus, yang dapat memperburuk
kondisi
3.
Operasi
Tulang Belakang: Orang yang baru saja menjalani
operasi tulang belakang atau memiliki kondisi medis terkait tulang belakang
harus menghindari pose ini kecuali disetujui oleh dokter atau fisioterapis.
4.
Sakit
Kepala atau Migrain: Pose ini dapat meningkatkan tekanan
darah di kepala, yang mungkin memperburuk sakit kepala atau migrain.
5.
Masalah
Perut: Orang dengan masalah perut akut
seperti tukak lambung atau hernia hiatal harus berhati-hati karena tekanan pada
perut dapat memperburuk kondisi ini
NOTE PRAKTEK :
Ketika melakukan Cobra Pose, terkadang dilakukan dengan kaki rapat dan kaki terbuka selebar panggul, hal ini bukan mencerminkan dari style yoga tertentu, tetapi masing masing mempunyai pengaruh yang berbeda terhadap tubuh. Nah apa pengaruhnya ?
by DBODY "the Anatomy Cours"
Next : ManfaatPosisi Cobra

Tidak ada komentar:
Posting Komentar